Judul :
BATASKU ADALAH LANGIT: Kisah Perempuan Perbatasan yang Membangun Imperium
Pendidikan dari Lantai Rumah
Penulis : Celline Army Sandil
Editor :
Shannon
Maureen Sandil
Tebal buku : xiv + 254 halaman
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Kertas : Bookpaper 57 Gram BW
Tahun terbit : Juni 2026
Penerbit : Trussmedia Grafika
ISBN : Proses Pengajuan ISBN
SINOPSIS
Buku “Batasku Adalah
Langit: Kisah Perempuan Perbatasan yang Membangun Imperium
Pendidikan dari Lantai Rumah” tidak hanya berbicara tentang
pencapaian, tetapi tentang makna menjadi. Buku ini mengajak pembaca memahami
bahwa hidup bukan sekadar tentang sampai di tujuan, melainkan tentang proses
pembentukan yang terjadi sepanjang perjalanan. Bahwa keberanian untuk memulai,
keteguhan untuk bertahan, dan kerendahan hati untuk terus belajar adalah
fondasi dari setiap keberhasilan yang sejati.
Dalam perspektif yang lebih
dalam, perjalanan ini juga memperlihatkan kedekatan manusia dan Penciptanya
yang kuat. Bahwa di balik setiap langkah manusia, ada penyertaan Tuhan yang
tidak pernah absen dan di setiap keterbatasan selalu tersedia ruang bagi
anugerah, dalam setiap kejatuhan selalu ada kesempatan untuk bangkit, bukan
hanya dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan iman yang bersandar. Hidup tidak
selalu memberikan kepastian. Ia sering menghadirkan ujian sebelum pelajaran,
gelap sebelum terang, dan ketidakpastian sebelum kejelasan. Namun justru di
dalam ruang itulah manusia dibentuk dan hanya mereka yang berani berjalan dalam
iman walau tanpa seluruh jawaban di tangan yang akan menemukan makna terdalam
dari perjalanan hidupnya. Kepada para pembaca, buku ini
bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungkan. Ia adalah undangan untuk
melihat kembali batas-batas yang selama ini kita yakini apakah itu benar-benar
nyata, atau sekadar konstruksi dari ketakutan dan keraguan. Ia juga adalah
panggilan untuk melangkah, meskipun belum sepenuhnya siap, dan untuk percaya
bahwa setiap langkah yang diambil dalam iman tidak pernah sia-sia. Teruslah
berjalan dengan keteguhan, dengan kerendahan hati, dan dengan iman yang hidup.
Sebab apa yang sedang engkau jalani bukan hanya membentuk dirimu, tetapi juga
menjadi jalan bagi banyak orang untuk menemukan harapan. |
Post a Comment