|
Judul :
Ekonomi Syariah Berbasis Kearifan Lokal
Penulis : Dr. Fasiha, S.E.I., M.E.I.
Editor :
Dr. Muhammad Ruslan Abdullah, MA
Tebal buku : x+
322 halaman
Ukuran :
14,5 x 213 cm
Kertas :
Bookpaper 57 gram BW
Tahun terbit : Juli 2026
Penerbit :
Trussmedia Grafika
ISBN :
Proses Pengajuan ISBN
SINOPSIS Buku “Ekonomi
Syariah Berbasis Kearifan Lokal” mengkaji hubungan antara prinsip-prinsip
ekonomi syariah dengan kearifan lokal sebagai sebuah paradigma pembangunan
ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Buku ini menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak hanya dipahami sebagai sistem
yang mengatur aktivitas keuangan dan bisnis berdasarkan Al-Qur'an dan
As-Sunnah, tetapi juga sebagai sistem nilai yang mampu beradaptasi dengan
budaya lokal tanpa menghilangkan substansi syariat. Melalui pendekatan multidisipliner
yang memadukan perspektif ekonomi, budaya, sosial, dan keislaman. Pembahasan dalam buku disusun secara
sistematis dengan menguraikan landasan filosofis dan nilai-nilai utama budaya
Luwu seperti Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge, Tudang Sipulung, dan gotong
royong, kemudian menghubungkannya dengan konsep dasar, prinsip, instrumen,
serta implementasi ekonomi syariah. Penulis menjelaskan bahwa nilai-nilai
budaya tersebut mengandung prinsip penghormatan terhadap martabat manusia,
musyawarah, solidaritas sosial, tanggung jawab kolektif, dan keadilan yang
selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah. Selain memperkuat kerangka konseptual
ekonomi syariah. Buku ini juga menyajikan berbagai bentuk
implementasi ekonomi berbasis masyarakat melalui pengembangan UMKM, pengelolaan
zakat, infak, sedekah, wakaf, industri halal, pelestarian lingkungan, serta
transformasi ekonomi digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya lokal.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa integrasi antara syariat Islam dan kearifan
lokal mampu menghasilkan model pembangunan ekonomi yang kontekstual, inklusif,
dan adaptif terhadap tantangan global. Secara keseluruhan, buku ini memberikan
kontribusi ilmiah dalam memperluas khazanah literatur ekonomi syariah melalui
perspektif lokal yang selama ini belum banyak dikaji. Penulis menawarkan
gagasan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan memerlukan sinergi antara
nilai-nilai religius, budaya, dan praktik ekonomi modern agar mampu menciptakan
kesejahteraan yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga spiritual dan
sosial. Oleh karena itu, buku ini layak menjadi referensi bagi akademisi,
mahasiswa, peneliti, praktisi ekonomi syariah, pemerintah, maupun pemangku
kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi
syariah berbasis kearifan lokal. Melalui pendekatan yang komprehensif dan
kontekstual, buku ini diharapkan dapat menjadi pijakan dalam merumuskan
kebijakan dan praktik ekonomi yang berakar pada identitas budaya Indonesia
sekaligus relevan dengan dinamika pembangunan ekonomi kontemporer.
|
Post a Comment